Ustad Bachtiar Nasir Ajak ASN Tingkatkan Amal Ibadah di Bulan Rajab

Minggu, 5 Februari 2023 17:32 WIB

Share
Foto Dinas Kominfotik Pemprov Sumbar
Foto Dinas Kominfotik Pemprov Sumbar

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Ratusan aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, antusias mendengarkan tausiah yang disampaikan Ustad Bachtiar Nasir (UBN), dalam kegiatan rutin bulanan Subuh Mubarokah, yang diawali dengan shalat subuh berjamaah, di Masjid Raya Sumatera Barat, Minggu (5/2/2023).

Dalam tausiahnya, ulama yang sangat aktif di berbagai organisasi keagamaan, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan itu mengajak ASN yang hadir untuk meningkatkan amal ibadah di bulan Rajab, sebagai salah satu dari 4 bulan yang dimuliakan dalam kalender Islam.

Hal itu, menurut UBN berdasarkan Al-Quran, surat At Taubah : 36 disebutkan, terdapat empat bulan khusus dari 12 bulan yang menjadi bulan hurum (suci), di mana di bulan-bulan tersebut umat muslim sangat dianjurkan memerbanyak ibadah dan  mood sholeh dan menjaga dari menganiaya diri sendiri dengan mengerjakan perbuatan yang dilarang atau melakukan maksiat pada bulan itu karena dosanya lebih besar.

"Pada bulan ini, setiap perbuatan baik akan diganjar pahala berlipat ganda, tapi perbuatan maksiat juga besar dosanya. Selalu tanamkan dalam diri masing-masing, ada perintah Allah SWT yang harus dikerjakan, ada larangan yang harus dijauhkan," ujar UBN.

Ustad yang memimpin Ar-Rahman Quranic Learning (AQL) ini, mengimbau untuk memerbaiki diri dari hal-hal rutin sehari-hari dalam ibadah dan muamalah, seperti memerbaiki wudhu dan tidak berlaku curang.

"Jika kita menanam kebaikan di bulan Rajab dan Sya'ban, insyaallaah kita akan memanen hasilnya di bulan Ramadhan," tambah UBN.

Hadir dalam subuh mubarokah Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Wakil Gubernur Audy Joinaldy beserta sejumlah pimpinan OPD.

Gubernur menyampaikan arti penting bulan Rajab dan Sya'ban sebagai bulan persiapan menghadapi Ramadhan. Menyiapkan segala potensi kebaikan, sehingga ibadah Ramadhan bisa lebih maksimal.

"Termasuk juga di pemerintahan, jelang memasuki bulan puasa dan lebaran menjadi tantangan bagi kita bagaimana mengendalikan harga pangan, tidak terjadi lonjakan harga. Oleh sebab itu kepada OPD-OPD terkait ini harus jadi perhatian," tegas gubernur.

Ia juga kembali mengingatkan OPD terkait agar tiga catatan penting pada lebaran tahun sebelumnya, yakni soal kemacetan, kebersihan dan keramahtamahan harus bisa lebih terkendali lebih baik lagi pada lebaran tahun ini.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler