Hamili Anak di Bawah Umur, Seorang Pemuda Diringkus Polres Dharmasraya

Sabtu, 21 Januari 2023 08:26 WIB

Share
Ilustrasi anak di bawah umur (Foto net)
Ilustrasi anak di bawah umur (Foto net)

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Diduga mencabuli anak di bawah umur hingga hamil, seorang pemuda ditangkap Polres Dharmasraya, Jumat (20/1/2023). Modusnya, pelaku membawa kabur korban lalu disetubuhi berulang-ulang. 

Kasatreskrim Polres Dharmasraya Iptu Dwi Angga Prasetyo menjelaskan, terduga pelaku berinisial MA (22), diringkus timnya ketika turun dari bus di daerah Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya.

"Pelaku kita tangkap atas dugaan tindakan kriminal dalam kasus perbuatan cabul dan dugaan melarikan anak di bawah umur," ungkapnya mewakili Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah. 
 
Kasat menjelaskan, kronologis peristiwa itu, bermula ketika terduga pelaku MA membawa korban, sebut saja Anggrek, tanpa seizin orangtua korban, dari Jorong Tanjung Paku, Kamis (14/7/2022) sekira pukul 22.00 WIB. 

Pelaku lalu membawa Anggrek menuju Desa Cilengkrang Kota Bandung Provinsi Jawa Barat. Selama berada di tempat tersebut, Anggrek lalu disetubuhi oleh pelaku secara berulang-ulang. 

"Akibat perbuatan pelaku, saat ini korban dalam keadaan hamil empat bulan," ungkap Iptu Dwi didampingi Kasubsi Penmas Ipda Marbawi. 

Tidak terima anak perempuannya dihamili terduga pelaku, orangtua korban melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Dharmasraya.  

Atas perbuatan pelaku, ia dikenakan Pasal 81 ayat (2) Undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. 

Kemudian, menjadi Undang-Undang  jo Pasal 76 D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. 

"Ada pun ancamannya, pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun Jo Pasal 332 KUHPidana dengan Pidana penjara tujuh tahun," ucap Iptu Dwi Angga Prasetyo. (yusrizal)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar