Satu Anak Keluar dari Kasus Stunting, Dibina BKKBN dan DSPPKBPPPA

Rabu, 30 November 2022 15:12 WIB

Share
Foto Kominfo Padang Panjang
Foto Kominfo Padang Panjang

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID — Setelah dibina selama enam bulan sejak Juni lalu oleh Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Barat dengan Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPKBPPPA) Kota Padang Panjang, satu anak dinyatakan keluar dari kasus stunting.

Pada bulan kelima, BKKBN bekerja sama dengan Bulog Bukittinggi untuk bantuan makanan bergizi dan sekaligus diberikan untuk bulan keenam yang jatuh pada Desember mendatang kepada anak stunting yang berada di Kelurahan Kampung Manggis, Senin (28/11/2022) lalu.

“Pada bulan kelima ini anak stunting yang kita berikan pembinaan ini, alhamdulillah sudah menunjukan perkembangan yang sangat baik. Dan pada bulan ini kita langsung memberikan bantuan untuk dua bulan yang bekerja sama dengan Bulog Bukittinggi,” ujar Sub Koordinator Analisis Dampak Kependudukan BKKBN Sumbar, Dafid Arga. 

Sekretaris DSPPKBPPPA, Yetty Syofyarni, meninjau dan memberikan bantuan kepada anak stunting di Kelurahan Kampung Manggis dengan memberikan makanan yang bergizi seperti beras, telur, ikan dan biskuit bergizi untuk anak balita. Ia mengatakan, berdasarkan data dan tinjauan dari petugas kesehatan yang menangani anak stunting, dinyatakan keluar dari status stunting.

“Berdasarkan data yang kita dapat dari petugas kesehatan yang menangani ini, anak stunting yang kita bina selama enam bulan ini dinyatakan keluar dari kasus stunting. Ini membuktikan dengan memberikan makanan yang bergizi dan diberikan perhatian anak akan tumbuh kembang dengan baik,” tuturnya, Selasa (29/11/2022).

Disebutkannya pada Juni lalu, berat badan anak stunting ini adalah 7,4 kg dengan tinggi badan 70,4 cm. Setelah diberikan makanan bergizi dan pembinaan kepada orang tua, pada November berat badan menjadi 8,7 kg dan tinggi badan menjadi 73,5 cm. (Mit)

Reporter: Admin Local
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar