Libatkan Stakeholder, Rida Ananda Pimpin Rapat, Bahas 4 Isu Penting di Payakumbuh

Kamis, 17 November 2022 00:53 WIB

Share
Foto: Dinas Kominfo Kota Payakumbuh
Foto: Dinas Kominfo Kota Payakumbuh

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda memimpin rapat penanganan dampak inflasi, stunting, kemiskinan ekstrem, dan kelancaran transportasi antara Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh bersama pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta Perbankan yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (15/11) malam.

Wako Rida Ananda, dalam sambutannya memperkenalkan satu persatu jajarannya kepada para tamu, gunanya saling kenal, bila sewaktu-waktu ada berurusan antara BUMN, BUMD, dan Perbankan dengan jajarannya nanti.

Ia juga menyampaikan tiga program yang menjadi concernnya dari pemerintah pusat adalah bagaimana keberhasilan dan upaya menangani stunting, ekonomi ekstrem, dan pengendalian inflasi. Pihaknya butuh sinergi antara pemerintah bersama badan usaha.

"Adanya pertemuan kita malam ini semoga menjadi wadah, wahana berbagi ide dan menghasilkan langkah ke depan dalam menyukseskan program yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo," ucap Rida.

Ia memaparkan, terkait dengan pengentasan stunting menuju zero, butuh penanganan komprehensif kepada 497 orang anak. Pihaknya sudah menjalankan program menjadi orang tua asuh bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

"Kita akan terus menekan angka stunting, karena berdasarkan data resiko stunting bisa terjadi pada 10.055 anak di Kota Payakumbuh," papar Rida.

Kenapa Rida mengajak BUMN, BUMD dan Perbankan untuk penanganan stunting? Pihaknya mengajak pimpinan lembaga tersebut, bersama teman-teman di kantor dan tetangga mereka ikut membantu berbagi sedekah untuk masyarakat sekitar.

"Kami menangis saat melihat ke lapangan, sang ibu lumpuh karena jatuh, suaminya Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dan anaknya stunting. Kami akan berupaya mencari cara, bagaimana ini bisa ditangani," ajak Rida.

Terkait dengan inflasi, Pihaknya berharap terkendalinya harga bahan pangan agar petani tidak rugi dan masyarakat konsumen tidak kemahalan. Keterlibatan BUMN, BUMD dan Perbankan bisa ikut memberikan kontribusi dengan programnya untuk petani.

Di sisi lain, kata Rida, kemiskinan ekstrem, posisi Payakumbuh cukup tinggi, masih banyak masyarakat butuh perhatian, apalagi yang kategori Sadikin (Sakit menjadi miskin).

Halaman
Reporter: Edwarman
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar