Gandeng PT Semen Padang, Apkasi Genjot Pembangunan di Sumbar, Ini Kata Bupati Safaruddin

Selasa, 27 September 2022 20:01 WIB

Share
Foto: Dinas Kominfo Kabupaten Limapuluh Kota
Foto: Dinas Kominfo Kabupaten Limapuluh Kota

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menggandeng PT Semen Padang untuk peningkatan pembangunan di Sumatra Barat (Sumbar). Kerja sama tersebut, melibatkan anggota APKASI di Sumbar, tak terkecuali Kabupaten Limapuluh Kota. 

Mengawali komitmen kerjasama, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin beserta sejumlah kepala daerah lainnya di Sumbar meneken Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) Kerjasama Pembangunan dengan Direktur Utama PT Semen Padang (SP) Asri Mukhtar. Acara tersebut, berlangsung di Wisma Indaruang PT Semen Padang, di Padang, Senin (26/9/2022). 

“PT Semen Padang, selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Semen Indonesia, yang beroperasi di Sumbar jelas strategis dalam pembangunan kontruksi. Dengan MoU ini, kita berkomitmen akan melibatkan PT. Semen Padang dalam setiap pembangunan fisik yang dilaksanakan di Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkap Bupati Safaruddin seusai penandatanganan MoU kepada Fakhrurrazi dari Diskominfo Limapuluh Kota.

Turut menyaksikan penandatanganan MoU tersebut, Ketua APKASI Sutan Rizka Tuanku Kerajaan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sumbar Wardarusmen serta Komisaris PT Semen Padang Weri Darta Taifur dan Khairul Jasmi serta sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi dan Kabupaten di Sumbar. 

Direktur Utama PT Semen Padang Asri Mukhtar mengapresiasi antusiasme Bupati se Sumbar yang tergabung dalam APKASI bersedia melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman.

"Hari ini, merupakan salah satu momen bersejarah bagi PT. Semen Padang, selama 112 Tahun berdirinya perusahaan, baru kali ini dihadiri secara langsung oleh seluruh Bupati se-Sumbar," ungkap Asri Mukhtar.

Ia menjelaskan bahwa program yang digagas PT. Semen Padang untuk mensubtitusikan Batu Bara dengan Sampah sebagai bahan bakar produksi, tentu akan berdampak positif terhadap permasalahan yang selama ini, masih belum ditemukan solusinya oleh Pemerintah Daerah. 

"Saat ini, bahan Bakar Sampah dapat mensubtitusi 4 ribuan ton kebutuhan Batu Bara Semen Padang dalam operasional Pabrik," jelas Asri Muktar. 

 

 

Halaman
Reporter: Edwarman
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar