Terima Laporan Warga Butuh Pengobatan, Begini Respons Dinsos Kota Payakumbuh

Sabtu, 24 September 2022 22:08 WIB

Share
Foto: Dinas Kominfo Kota Payakumbuh
Foto: Dinas Kominfo Kota Payakumbuh

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Menyikapi laporan terkait adanya warga Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur bernama Erni yang membutuhkan bantuan pengobatan atas penyakit kanker yang dideritanya, Dinas Sosial Kota Payakumbuh langsung melakukan koordinasi penanganan dengan sejumlah pihak.  

"Pagi ini saya sengaja mengundang camat, lurah beserta LPM Tiakar dan RT setempat, untuk membicarakan langkah penanganan bantuan untuk bu Erni yang kemarin sudah dirujuk ke Rumah Sakit M. Jamil Padang. Kita juga mengundang Ketua Baznas Kota Payakumbuh dan Komunitas Kadijah Zaman Now untuk bisa memberikan bantuan insidentil untuk bu Erni," kata Kadis Sosial Irwan Suwandi saat dihubungi media, Sabtu (24/9/2022).

Ia menjelaskan, sesuai arahan Pj. Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda, pihaknya bersama lurah dan camat akan menggalang donasi buat Bu Erni sebagai program jangka pendek. 

"Saat ini kita upayakan bantuan insedentil dulu buat Bu Erni, untuk membantu pengobatannya. Insyallah Baznas akan menurunkan bantuannya besok, sementara dari donatur lain, termasuk dari warga sedang kita kumpulkan," jelas Irwan didampingi Camat Payakumbuh Timur Hepi dan Lurah Tiakar Ari Ashadi.  

Ia menambahkan, untuk penanganan masalah sosial, khususnya yang terkait dengan kemiskinan, pihaknya mendorong untuk adanya upaya permanen yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. 

"Masalah kemiskinan sangat kompleks. Meski menjadi tanggungjawab negara, pengentasan kemiskinan sulit selesai tanpa ada peran serta masyarakat, untuk itu perlu program jangka panjang dan penanganan yang lebih permanen," imbuh Irwan. 

Ia sebut, konsep penanganan kemiskinan dapat lebih efektif jika perangkat di kecamatan dan kelurahan mampu menggerakkan potensi orang-orang kaya didaerahnya untuk bisa membantu keluarga miskin. 

"Kita harus mempersaudarakan orang-orang kaya dengan orang-orang miskin yang ada di daerah kita. Kita gugah orang kaya untuk bersedia menjadi bapak asuh untuk keluarga miskin. Beberapa keluarga kaya mengasuh satu keluarga miskin. Mereka pastikan kebutuhan dasarnya terpenuhi. Insyaallah dengan konsep tersebut, angka kemiskinan bisa ditekan," sebut Irwan optimis. (Warman)

Reporter: Edwarman
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar