Pertama di Sumatra, Gubernur Mahyeldi Resmikan Layanan Simpeldesa di Lubuak Batingkok

Kamis, 22 September 2022 15:58 WIB

Share
Pertama di Sumatra, Gubernur Mahyeldi Resmikan Layanan Simpeldesa di Lubuak Batingkok
Foto: Dinas Kominfo Kabupaten Limapuluh Kota

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Menjadi yang pertama di Pulau Sumatra, Peluncuran Layanan Simpeldesa mendapat respons positif dari seluruh kalangan masyarakat Lubuak Batingkok maupun Pemerintah Provinsi Sumbar dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi meresmikan Program Digitalisasi Desa melalui layanan SimpelDesa dari Smart Village Nusantara di Nagari Lubuak Batingkok, Rabu (21/9/2022). 

Antusiasme masyarakat tersebut, ditunjukkan dengan berbagai pertunjukan khas Nagari Lubuak Batingkok yang dipertontonkan kepada tamu undangan yang hadir pada acara tersebut. Diantaranya General Manager Telkom Witel Sumbar Muhammad Ihsan, Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar Meifriza.

Kemudian tampak hadir Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Luhur Budianda, Kepala Dinas Kehutanan Yozawardi, Kepala Dinas Kominfo Eki Hari Purnama, Wali Nagari Lubuak Batingkok Yon Elvi Dt.Pangulu Bosa beserta unsur Forkopimda, Forkopimca, Niniak Mamak Lubuak Batingkok.

Pertama kali diluncurkan pada Oktober 2020 lalu, di Lima Desa di Pulau Jawa, layanan SimpelDesa dari Smart Village Nusantara (SVN) merupakan salah satu program yang dibuat oleh PT Telkom bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang bertujuan untuk memudahkan dan memberi kepuasan bagi perangkat desa di Indonesia melalui pengembangan dan penerapan smart village.

Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Telkom Sumbar, bupati, dan wali nagari atas terjalinnya sinergi, sehingga Nagari Lubuak Batingkok ditetapkan sebagai desa digital pertama di Sumatra. 

"Kami menyambut baik program yang digagas oleh Telkom Sumbar di Lubuak Batingkok. Program Nagari Digital merupakan program yang mendukung salah satu misi provinsi dalam mewujudkan nagari digital di Sumatra Barat," ucap Mahyeldi.

Ia sebut, digitalisasi di Lubuak Batingkok dapat menjadi momentum dalam mewujudkan nagari digital lain di Sumbar. Digitalisasi di nagari tentu akan meningkatkan efektifitas perangkat nagari dalam melayani masyarakat, sehingga masyarakat yang terlayani setiap harinya akan bertambah namun dengan proses pengerjaan yang relatif singkat. 

"Tidak hanya itu, digitalisasi juga memiliki sejumlah dampak positif bagi masyarakat diantaranya, peningkatan perekonomian masyarakat melalui akses jaringan internet,"  sebut Mahyeldi. 

Digitalisasi di Nagari juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses informasi yang dibutuhkan dengan biaya relatif kecil dan dapat diakses dalam waktu cepat. 

Halaman
Reporter: Edwarman
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar