Ini Pesan Bupati Safaruddin dalam Paripurna Pendapat Akhir Fraksi DPRD Limapuluh Kota

Rabu, 21 September 2022 08:29 WIB

Share
Ini Pesan Bupati Safaruddin dalam Paripurna Pendapat Akhir Fraksi DPRD Limapuluh Kota
Foto: Dinas Kominfo Kabupaten Limapuluh Kota

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Memasuki akhir kuartal ketiga tahun 2022, dalam rangka peningkatan perekonomian daerah, Kepala Perangkat Daerah harus melaksanakan percepatan dan pengembangan strategi yang tepat, dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pelaksanaan program beserta kegiatan yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Hal tersebut ditekankan, Bupati Limapuluh Kota saat penyampaian pendapat akhir fraksi DPRD Kabupaten Limapuluh Kota terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Tahun Anggaran 2022.

Penyampaian tersebut, dilaksanakan pada Rapat Paripurna DPRD Limapuluh Kota di ruang sidang utama DPRD, Senin (19/9/2022). Rapat paripurna sebelumnya dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Wendi Chandra.

Keseluruhan fraksi menyetujui Rancangan APBD-P yang telah disampaikan Bupati beberapa waktu lalu. Namun sejumlah catatan kembali disampaikan secara bergiliran oleh fraksi PAN, PPP, Golkar, Demokrat, Gerindra, PKN, PKS, Hanura. Diantaranya, Target PAD yang belum tercapai, lambatnya realisasi kegiatan OPD, serta sejumlah Program Prioritas Daerah yang belum terealisasi.

 

 

Sebelumnya Bupati Safaruddin pada 5 September lalu menyampaikan, Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Limapuluh Kota Tahun Anggaran 2022, pada Perubahan APBD tahun anggaran 2022. PAD direncanakan sebesar Rp1,2 Triliun dengan rincian PAD mengalami penurunan sebesar Rp4,2 miliar, yang semula Rp111, 6 miliar menjadi sebesar Rp107,4 miliar.

"Turunnya PAD tersebut, diakibatkan dari pengurangan 'Target Retribusi Daerah' yaitu pada dinas Pariwisata, dinas Kominfo dan dinas Pangan," ucapnya.

Bupati Safaruddin mengucapkan terima kasih atas pokok pikiran yang disampaikan DPRD Limapuluh Kota, terhadap APBD-P 2022. Ia sebut, dengan disepakatinya Rancangan APBD-P maka telah terpenuhi ketentuan yang mensyaratkan dilakukan perubahan dengan melahirkan rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2022.

Bupati Safaruddin lebih lanjut juga mengungkapkan, R-APBD akan disampaikan kepada gubernur untuk dievaluasi sesuai ketentuan perundang-undangan. Pihaknya berharap kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif dapat ditingkatkan dalam upaya mengembangkan strategi dalam kondisi keuangan daerah yang terbatas. 

Halaman
Reporter: Edwarman
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar