10 Tahun Memimpin, Wali Kota Riza Falepi Renovasi Ribuan Rumah Tidak Layak Huni

Senin, 19 September 2022 21:55 WIB

Share
10 Tahun Memimpin, Wali Kota Riza Falepi Renovasi Ribuan Rumah Tidak Layak Huni
Foto: Dinas Kominfo Kota Payakumbuh

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Sepuluh tahun kepemimpinan Riza Falepi sebagai Wali Kota Payakumbuh, tak kurang dari 4.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah direnovasi menjadi rumah layak huni.

Diperiode keduanya 2017-2022, Jumlah RTLH di Payakumbuh turun drastis. Dari 9,3 persen menjadi 3,7 persen. Dengan rincian, tahun 2017 lalu. Jumlah RTLH di Payakumbuh mencapai 2.660 rumah, pada 2022 ini hanya tinggal 1.060 rumah saja.

"Alhamdulillah, dalam lima tahun terakhir ini, kita telah merehab sebanyak 1.495 rumah masyarakat kita yang tidak layak huni. Dan saya berharap sisa yang sekitar seribuan lagi itu bisa diselesaikan oleh wali kota setelah saya," kata Wako Riza Falepi saat penyerahan hasil pelaksanaan program bantuan stimulan 2022 di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Payakumbuh Utara Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Senin (19/9/2022).

Karena keterbatasan anggaran dari pusat maupun di daerah, Riza sebut, di tahun 2022 ini, perbaikan RTLH hanya satu-satunya di Kelurahan Ompang Tanah Sirah sebanyak 15 unit rumah.

"Untuk tahun ini sangat istimewa, karena dialokasikan untuk pembangunan rumah baru. Program ini baru pertama kali kita laksanakan di Payakumbuh, dan didanai secara bersama melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan anggaran Pemko Payakumbuh. Dengan alokasi pembangunan baru Rp50 juta," sebutnya.

Riza Falepi berharap dengan dilakukan bantuan ini dapat meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat, serta dapat menjadi referensi bagi pemerintah guna mengurangi angka kemiskinan di Kota Payakumbuh.

"Dengan kondisi rumah yang sudah layak huni, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat kita menjadi lebih baik lagi," harapnya.

 

 

Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Bank Nagari Payakumbuh, camat, lurah, Perangkat RW dan RT serta tokoh masyarakat Ompang Tanah Sirah yang telah menggerakkan masyarakatnya bergotong-royong membantu pembangunannya.

Halaman
Reporter: Edwarman
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar