Sumbar dan Bali Akan Miliki Rute Penerbangan Langsung

Sabtu, 17 September 2022 18:37 WIB

Share
Foto Dinas Kominfotik Pemprov Sumbar
Foto Dinas Kominfotik Pemprov Sumbar

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Komitmen dan keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk terus memajukan sektor pariwisata dibuktikan Wakil Gubernur Audy Joinaldy lewat lobi dan audiensi yang ia lakoni ke Pemerintah Provinsi Bali. Kunjungan kerja Wagub tersebut diterima Gubernur Bali Wayan Koster di Aula Gubernuran Bali pada Jum'at siang (16/9/2022). 

Dalam pertemuan itu, Wagub Audy yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Luhur Budianda dan Kepala Badan Penghubung Sumbar, Aschari Cahyaditama menyampaikan kepada Gubernur Bali bahwa setelah meredanya Covid-19 ini, sektor pariwisata akan bergairah kembali. 

Terlebih, kata Wagub Audy Joinaldy, geliat pariwisata sekarang ini tampak lebih cenderung ke arah desa wisata. Maka dari itu pada tahun 2023 mendatang, kegiatan di dunia pariwisata akan dikemas seutuh mungkin untuk mencapai target kunjungan wisata.

"2024 kan akan menjadi tahun politik, maka untuk memboomingkan sektor wisata akan menjadi kacau. Jadi baiknya kegiatan ini akan dilakukan pada tahun depan (2023)," ujar Wagub.

Di samping itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemprov Bali juga akan menjalin kerjasama bersama Maskapai  Penerbangan Air Asia melalui peluncuran rute penerbangan langsung antara Bandara Internasional Minangkabau dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Mengingat kesamaan potensi pariwisata di Sumbar dan Bali yang sangat bagus untuk dikunjungi wisatawan dalam negeri dan luar negeri, kedua daerah sepakat perlu adanya dukungan fasilitas mobilisasi penerbangan antara yang saling sinergi di antara keduanya. 

Kerjasama dengan pihak Maskapai Air Asia ini tentunya memerlukan dukungan dari kedua pemerintah daerah tersebut. Dengan terbukanya penerbangan langsung antara Sumatera Barat dan Bali, diharapkan peningkatan kunjungan wisata serta peningkatan perekonomian masyarakat di kedua daerah dapat tercapai. 

Demikian juga dengan promosi wisata kedua daerah, diperlukan adanya sinergi yang berkelanjutan. (Mit)

Reporter: Admin Local
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar