Pencemar Nama Baik Ramlan Nurmatias Divonis 5 Bulan Penjara dan Denda Rp10 Juta

Jumat, 16 September 2022 15:25 WIB

Share
Pencemar Nama Baik Ramlan Nurmatias Divonis 5 Bulan Penjara dan Denda Rp10 Juta
Ridho Hidayat di kursi pesakitan sedang mendengar vonis hakim (Foto Januar Jamil)

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Ridho Hidayat, pengguna media sosial yang terjerat UU ITE, divonis lima bulan penjara dan denda sebesar Rp10 juta, karena terbukti menghina dan melakukan pencemaran nama baik kepada Ramlan Nurmatias, mantan Wali Kota Bukittinggi. 

Ia dinyatakan sah dengan sengaja tanpa hak mendistribusikan informasi elektronik yang memiliki muatan penghinaan atau pencemaran nama baik, sebagaimana dakwaan penuntut umum. 

"Apabila denda tidak dibayarkan, diganti penjara selama 2 bulan. Terdakwa dipotong masa tahanan selama menjalani tahanan kota. Serta menyatakan terdakwa untuk ditahan,” kata Ketua Majelis Hakim Rinaldi dengan hakim anggota Melky Salahuddin, Meri Yanti, di Pengadilan Negeri Bukittinggi, Kamis (15/9/2022). 

Selain itu, majelis hakim juga menyatakan, satu unit handphone merek Oppo dirampas untuk negara serta membebani terdakwa membayar uang perkara sebesar Rp5 ribu.

Sementara, perbuatan yang meringankan terdakwa berterus terang selama persidangan dan terdakwa belum pernah di hukum. 

Sedangkan perbuatan yang memberatkan terdakwa telah merugikan Ramlan Nurmatias.

Setelah membacakan putusannya, majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa apakah menerima putusan atau pikir-pikir.

Terpisah, pengacara terdakwa dari Kantor Pengacara Khairul Abbas dan Rekan mengatakan, menghormati keputusan Pengadilan Negeri Bukittinggi. Ia akan berkoordinasi terlebih dulu dengan kliennnya sebelum memutuskan akan lanjut ke Pengadilan Tinggi atau tidak.

“Putusan ini akan kami pikir-pikir dulu saat ini dengan klien. Apakah kami mengajukan banding atau tidak,” kata Abbas. 

Kasus yang menyita perhatian masyarakat Kota Bukittinggi berawal pada saat masa tenang kampanye Pilkada 2020 silam. Saat itu, terdakwa melakukan kampanye hitam menggunakan media sosial. (*)

Reporter: Yusrizal Karana
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar