14 Pakar dari 4 PTN di Indonesia Terjun ke-Lareh Sago Halaban, Ini Tujuannya

Kamis, 15 September 2022 23:37 WIB

Share
14 Pakar dari 4 PTN di Indonesia Terjun ke-Lareh Sago Halaban, Ini Tujuannya

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Sebanyak 14 orang pakar dari empat perguruan tinggi negeri di Indonesia, tergabung pada Tim Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) terjun ke- Kecamatan Lareh Sago Halaban. Mereka bakal mengeksplorasi dan meneliti secara mendalam potensi kepurbakalaan dan wisata edukasi pada sejumlah gua di kawasan Lareh Sago Halaban. 

Guna merumuskan arah dan tujuan agenda ke depan, tahap awal digelar Focus Grup Discussion (FGD) dengan pemangku kepentingan dalam dan luar Kecamatan Lareh Sago Halaban.

“Saya mengapresiasi Tim RKI yang telah melakukan pengabdian di Kecamatan Lasahan. FGD yang diselenggarakan pada hari ini, dinilai strategis dalam mentransfer ilmu terkait pemanfaatan gua sebagai salah satu destinasi wisata di Limapuluh Kota,” ungkap Bupati Limapuluh Kota Safaruddin, ketika memberikan sambutan pada pembukaan FGD dipusatkan di Aula Pertemuan Kantor Wali Nagari Sitanang pada Kamis (15/9/2022). 

Bupati Safaruddin mengatakan, kehadiran akademisi ini, tentunya akan menggali potensi serta merumuskan metode yang tepat guna meningkatkan pesona gua di masing-masing kenagarian di Lareh Sago Halaban. 

Untuk jangka panjang, kata Bupati Safaruddin akan muncul potensi ekonomi, sehingga menjadi salah satu sumber pemasukan bagi daerah. Ini tak lepas dari potensi pariwisata di Limapuluh Kota cukup variatif. Ini yang mesti dikembangkan secara bersama, harus ada campur tangan pihak ketiga terutama dari Perguruan Tinggi. 

"Sejauh ini Pemda telah menjalin kerjasama dengan universitas dalam berbagai bidang, kehadiran Tim RKI ini diharapkan dapat membantu Kecamatan Lasahan menjadi pusat wisata edukatif di Limapuluh Kota," ujarnya.

Disamping itu, Bupati Safaruddin berpesan kepada Wali Nagari di Limapuluh Kota, agar menjalin komunikasi intens dengan sejumlah Universitas yang ada di Sumatra Barat, sehingga Universitas tersebut dapat memberikan bantuan pemikiran maupun penilitian yang akan berguna dalam menjadikan Nagari sebagai poros pembangunan di Limapuluh Kota.

 

 

Pada FGD yang bertajuk; "Pemanfaatan Gua sebagai Pusat Ilmu Pengetahuan dan Wisata Edukasi untuk meningkatkan Generating Income Masyarakat" terlibat sejumlah perguruan tinggi antara lain, Universitas Negeri Padang, Universitas Padjajaran, Universitas Andalas.

Halaman
Reporter: Edwarman
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar