Mendagri Minta ASN di Sijunjung Ubah Pola Pikir dan Budaya Kerja

Rabu, 10 Agustus 2022 08:15 WIB

Share
Mendagri Minta ASN di Sijunjung Ubah Pola Pikir dan Budaya Kerja

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung mengubah pola pikir dan budaya kerja melayani publik.

Hal itu disampaikannya dalam acara pengarahan kepada ASN Kabupaten Sijunjung, di Aula Kantor Bupati Sijunjung, Selasa (9/8/2022).

Didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Anggota DPR RI Dapil Sumbar Guspardi Gaus, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir dan Wakil Bupati Iraddatillah, Mendagri mengajak sekitar 500 ASN yang hadir untuk tidak lagi menerapkan prinsip kerja lama yang maunya dilayani.

Menurut Mendagri, dengan iklim keterbukaan informasi, praktik pelayanan yang baik harus diterapkan terutama sikap anti korupsi. 

Terlebih dengan menguatnya peran masyarakat sipil dengan didukung keberadaan media sosial. Hal ini berdampak pada berbagai sektor, salah satunya komplain atau komentar masyarakat terhadap pelayanan publik yang bisa langsung diketahui pimpinan termasuk presiden.

"Di tengah iklim demokratisasi, ASN harus bisa merubah budaya kerja yang lebih transparan, berintegritas. Masyarakat hari ini sangat kritis dan informasi juga terbuka. Jika ASN tidak berubah, akan terlindas, bahkan tidak sedikit yang jadi korban, terjerat persoalan hukum," kata mantan Kapolri ini.

Selain itu, Tito juga menekankan pentingnya sisi kepemimpinan kepala daerah. Terutama dalam membangun soliditas internal sehingga program yang disiapkan bisa berjalan dengan baik.

 

Termasuk mengelola potensi pertanian dan peternakan di Sijunjung yang menurut Tito, jika dikelola dengan optimal dan modern akan menjadi sektor unggulan luar biasa hasilnya.

"Tidak salah juga jika ingin mengeksplorasi tambang asal bisa dinikmati sepenuhnya oleh masyarakat. Jangan nanti hanya dinikmati segelintir pejabat," tegas Tito.

Halaman
Reporter: Admin Local
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar