Usulkan Syekh Sulaiman Arrasuli Jadi Pahlawan Nasional, Tim Verifikasi Datang ke Candung

Senin, 8 Agustus 2022 13:39 WIB

Share
Usulkan Syekh Sulaiman Arrasuli Jadi Pahlawan Nasional, Tim Verifikasi Datang ke Candung
Foto Pos Kota Sumbar/Gindo

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) melakukan verifikasi lapangan ke pondok pasantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Candung terkait pengusulan pendiri MTI Candung Syekh Sulaiman Arrasuli sebagai pahlawan nasional, Minggu (7/8/2022).

Tim yang dipimpin Muklis Paene itu, disambut kepala Dinas Sosial Provinsi, Dinas Sosial dan TP2GD Provinsi dan Kepala Sosial dan TP2GD Kabupaten Agam, kepala  Dinas Pendidikan Kabupaten Agam.

Selain itu, juga ketua Yayasan Syekh Sulaiman Arrasuli bersama pembina dan ketua DPD Pertasuan Tarbiyah Islamiah Sumbar. 

Ketua Yayasan Syekh Sulaiman Arrasuli. Dr Sukri Iska menyampaikan rasa syukurnya, karena sudah ada  progres pengusulan Syekh Sulaiman Arrasuli sebagai pahlawan nasional itu yang ditandai dengan turunnya tim vetifikator dari pusat melakukan penelitian tentang kesesuaian data data yang dituangkan dalam dokumen dengan dengan fakta dan kondisi di lapangan.

"Kita berdoa dan berharap setelah verifikasi ini tim dapat merekomendasikan ke dewan gelar sehingga Syekh Sulaiman Arrasuli dapat diakui secara formal sebagai pahlawan nasional," ujarnya.

Ketua TP2GP Muklis Paene saat berkunjung ke MTI Candung itu mengatakan, pengusulan seseorang menjadi pahlawan nasional itu tidak mudah tapi membutuhkan perjalanan yang panjang. 

"Ada tiga tahap yang harus dilalui dalam  pengusulan seorang menjadi pahlawan masional itu," ujarnya.

Ketiga yang dimaksudkan itu antara lain, kelengkapan administrasi, yang diawali dari pengusulan ke pemerintah kabupaten, kemudian ke  provinsi dan diteruskan ke pusat.

Selanjutnya kelayakan secara akademis, "Kelayakan admistrasi itu merupakan  penopang layak tidaknya seseorang itu diusulkan sebagai pahlawan nasional," ujarnya.

 

Halaman
Reporter: Admin Local
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar