Jaksa Geledah RSUD Pasaman Barat Cari Dokumen Terkait Kasus Mega Korupsi

Selasa, 2 Agustus 2022 17:11 WIB

Share
Jaksa Geledah RSUD Pasaman Barat Cari Dokumen Terkait Kasus Mega Korupsi

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Kejaksaan Negeri Pasaman Barat terus mengusut dugaan kasus korupsi terkait pembangunan RSUD Pasaman Barat pada tahun anggaran 2018 sampai 2020.

Tim penyidik melakukan penggeledahan di lantai III rumah sakit itu. Penggeledahan itu dilakukan pada Selasa (2/8) pukul 14.30 WIB hingga pukul 16.30 WIB ini masih berlangsung.

Pantauan media ini, penyidik terlihat menyita beberapa dokumen yang akan dijadikan bukti terkait kasus tersebut.

Sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, Ginanjar Cahya Permana mengatakan kasus dugaan korupsi pembangunan RSUD Pasaman Barat itu diduga telah merugikan negara sekitar Rp20 miliar.

Menurutnya kasus tersebut merupakan kasus mega korupsi yang pernah diungkap Kejaksaan Negeri Pasaman Barat.

Pihaknya menggunakan ahli teknis dan juga telah memberikan hasil kerugian negara karena kekurangan volume senilai Rp 20.135.806.257 dari nilai kontrak Rp 134.859.961.000 yang dikerjakan oleh PT MAM Energindo.

Sumber dana pada pembangunan RSUD Pasaman Barat itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

Perkara itu juga terungkap dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap perencanaan pembangunan RSUD itu. Sehingga penyidik kejaksaan melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Selain itu penyidik juga mengungkapkan dugaan gratifikasi pun terjadi selama proses pemenangan proyek tersebut.

Diduga miliaran rupiah dikucurkan rekanan kepada pihak-pihak terkait untuk memenangkan proyek pembangunan RSUD ini.

Halaman
Reporter: Admin Sumbar
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar