Pulihkan Populasi, Wagub Audy Tebar Bibit dan Resmikan Konservasi Ikan Bilih

Minggu, 31 Juli 2022 12:35 WIB

Share
Pulihkan Populasi, Wagub Audy Tebar Bibit dan Resmikan Konservasi Ikan Bilih
Foto Dinas Kominfotik Pemprov Sumbar

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy menebar 4 ribu bibit Ikan Bilih hasil pembibitan laboratorium sekaligus meresmikan area konservasi Ikan Bilih di Nagari Sumpur, Tanah Datar, Sabtu (30/7/2022). Program kawasan konservasi satwa endemik Danau Singkarak ini, merupakan buah kerjasama antara PT Semen Padang dan Universitas Bung Hatta (UBH).

Populasi Ikan Bilih (Mystacoleucus Padangensis) diketahui kian menyusut. Sejak 20 tahun terakhir produksi tangkapan Ikan Bilih nelayan salingka Danau Singkarak telah menurun hingga 50 persen akibat eksploitasi berlebihan, tanpa menghiraukan proses pembiakan ikan.

Beragam upaya dilakukan agar jenis Ikan endemik Danau Singkarak ini terhindar dari kepunahan. Salah satunya melalui konservasi ex-situ yang dilakukan di laboratoriun UBH dan konservasi In-situ di Nagari Sumpur, Tanah Datar.

Selain penyelamatan populasi Ikan, upaya ini tentunya juga dapat menyelamatkan mata pencarian masyarakat setempat yang umumnya berprofesi sebagai nelayan. 

Selain itu, juga untuk memertahankan ekosistem Singkarak dan menjadikan area konservasi sebagai penyangga bilamana Ikan Bilih tak lagi dapat ditemukan di habitat aslinya.

Wakil Gubernur Audy Joinaldy sangat mengapresiasi upaya penyelamatan Ikan Bilih yang dilakukan PT Semen Padang dan UBH ini. 

Menurut Wagub, pembiakan hewan endemik di luar habitat asli memang tidak mudah. Tak jarang pula menemui kegagalan.

"Yang dilakukan oleh Semen Padang dan UBH ini kan untuk anak cucu kita ke depan. Kita harus jaga Singkarak ini dengan upaya kontiniu untuk menjaga keberlangsungan konservasi dan ekosistem," kata Wagub.

Audy juga menjelaskan, upaya pemerintah dalam menghentikan penggunaan alat-alat tangkap yang dilarang, terutama keramba jaring apung (KJA). Selain itu, pemerintah provinsi juga tengah mengupayakan mata pencarian alternatif bagi masyarakat setempat.

 

Halaman
Reporter: Admin Local
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar