Gubernur Mahyeldi Lepas 30 Ribu Bibit Ikan di 3 Lokasi di Padang

Minggu, 31 Juli 2022 01:00 WIB

Share
Gubernur Mahyeldi Lepas 30 Ribu Bibit Ikan di 3 Lokasi di Padang
Foto Dinas Kominfotik Pemprov Sumbar

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Gubernur Sumbar Mahyeldi melepas 30 ribu bibit ikan Nilem, Puyu dan Nila, yang terbagi di tiga lokasi di Kota Padang, Jumat (29/7/2022) siang.

Ketiga lokasi tersebut, yakni di Masjid Al Wustha Kelurahan Parak Karakah, Padang Timur, Mushalla Al Wasilah dan Mushalla Nahdatul Iman, keduanya berada di Kecamatan Kuranji. 

Pelepasan bibit ikan dilakukan usai Gubernur shalat jumat di Masjid Al Wustha, Parak Karakah. Disampaikan pengurus masjid, selain melestarikan ikan, penghasilan setelah panen yang nilainya lumayan besar itu, nantinya akan menjadi kas masjid dan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan operasional masjid.

Gubernur Mahyeldi menyambut baik kegiatan penebaran benih ikan tersebut dalam rangka menjaga kelestarian ikan dan hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Saya berharap agar masyarakat menjaga sungai dan ikan. Jangan membuang sampah ke sungai, apa lagi sampah plastik yang susah sekali terurai," kata gubernur didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Desniarti, dan Tim UPTD Konservasi dan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (KPSDKP). 

 

 

Benih ikan yang ditebar tersebut, menurut Desniarti, merupakan hasil pengembangan di Instalasi Konservasi Jenis Ikan Perairan Umum Sicincin. Ikan yang dikembangkan saat ini adalah ikan Nilem, Ikan Puyu, Ikan Tawes, Ikan Nila dan Sidat. 

"Hasil pengembangan digunakan untuk restoking pelestarian ikan di perairan umum daratan, yaitu sungai, danau, waduk dan telaga. Tujuannya untuk meningkatkan pelestarian ikan dan hasilnya dapat bermanfaat bagi masyarakat," terangnya. 

Sementara itu, Kepala UPTD KPSDKP Lastri, menyebut akhir tahun ini pihaknya mencoba memulai pengembangan komoditi ikan Garing yang juga merupakan ikan perairan umum Sumatera Barat.

Halaman
Reporter: Admin Local
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar