Seorang PKL Serang Petugas Satpol PP Kota Padang dengan Senjata Tajam

Jumat, 24 Juni 2022 16:42 WIB

Share
Seorang PKL Serang Petugas Satpol PP Kota Padang dengan Senjata Tajam
Seorang oknum PKL diamankan petugas setelah menyerang dengan senjata tajam (Foto: Humas Satpol PP Padang)

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Seorang pedagang kaki lima (PKL) menyerang petugas Satpol PP Padang dengan senjata tajam. Beruntung personel Satpol PP itu bisa menghindar karena menguasai ilmu bela diri dan menjaga keselamatan dari kejaran seorang oknum pedagang Pantai Padang, jum'at (24/6/2022). 

Kasat Pol PP Mursalim menjelaskan, pedagang kaki lima tidak dibenarkan menempati trotoar dan badan jalan sebagai tempat berjualan. 

PKL yang berada di kawasan cimpago tersebut telah direlokasi oleh Pemerintah dan dibangunkan Lapau Panjang, sehingga tidak dibenarkan lagi PKL berjualan di sepanjang bibir Pantai Padang. 

Mursalim menambahkan, pihaknya sudah dua bulan berupaya memberikan kenyamanan, kepada warga kota dan pengunjung khusus di Pantai Padang agar tertata rapi dan bersih. 

"Mereka tidak terima dan masih ngotot berjualan padahal setiap hari sudah diingatkan agar tidak berjualan di pinggir pantai," tambah Mursalim.

Tindakan persuasif secara humanis terus dilakukan oleh petugas di lapangan. Namun, salah seorang oknum PKL ini, malahan menyerang petugas, dengan sebilah parang  hingga ke mobil petugas.

Terkait hal ini, Kasat Pol PP Padang menerangkan guna menghindari serangan dari oknum PKL, petugas di lapangan berusaha mengambil senjata tajam yang ada ditangan PKL tersebut.

"tidak diserang dengan sajam saja, anggota di lapangan juga dilempar menggunakan kayu, batu, kursi serta kelapa milik PKL, dan ada juga oknum PKL yang mencekik petugas dari belakang. 

Guna menghindari hal hal yang tidak diinginkan, petugas pun mencoba mengamankan oknum PKL yang mencekik anggota tersebut dan diduga oknum tersebut sebagai provokatornya. 

Terkait ada laporan masyarakat ke kepolisian Padang Barat, Kasat Pol PP pun mengatakan, silakan karena Satpol PP tidak melakukan tindak kekerasan, bahkan petugas di lapangan dapat tindakan kekerasan dan penyerangan. (Yusrizal)

Reporter: Yusrizal Karana
Editor: Haiqal Jibril
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar