Wagub Audy Berharap Ada Program Perlindungan Anak di Nagari

Kamis, 23 Juni 2022 19:23 WIB

Share
Wagub Audy Berharap Ada Program Perlindungan Anak di Nagari
Foto: Dinas Kominfotik Pemprov Sumbar

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Anak korban Jaringan terorisme perlu dapat perlindungan khusus yang dilakukan melalui edukasi tentang pendidikan ideologi dan nilai nasionalisme, konseling tentang bahaya terorisme, rehabilitasi sosial dan pendampingan sosial.

Hal itu terungkap saat audiensi Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy bersama Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi Sumbar  Gemala Ranti, Kepala Badan Penghubung Aschari Cahyaditama, bersama Kabid PHPA dan Kepala UPTD PPPA Provinsi Sumbar, ke Kementerian PPPA RI Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Jakarta, Selasa (21/6/2022).

Wakil Gubernur Sumbar menyampaikan, Pemprov Sumbar terus mewaspadai berbagai hal yang dapat mengancam terjadinya terorisme. Anak-anak merupakan kelompok rentan yang mudah dipengaruhi lingkungan dan paham radikalisne.

"Kita harus berupaya menyelamatkan anak-anak dari ancaman jaringan terorisme melalui penanaman nilai-nilai nasionalisme, ideologi Pancasila, karakter dan budi pekerti, pengetahuan  keagamaan, edukasi tentang wawasan  dan nilai-nilai luhur," ujar Wagub.

Audy juga berharap ke depan ada program inovatif terkait perlindungan perempuan dan anak berbasis nagari seperti nagari ramah anak dan nagari perempuan berdaya. Sehingga kasus terkait perempuan dan anak dapat ditekan.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Deputi PM dan SAM dan beberapa orang asisten deputi dari Deputi terkait.

Ikut hadir dalam pertemuan yang diterima Sesmen Pribudiarta Nur Sitepu, tersebut Kadis Dalduk P3AP2KB Kota Bukittinggi, Kadis Dinas Sosial P3A P2KB Kabupaten Tanah Datar, Sekdis PPPA Kota Payakumbuh dan Sekdis Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Dharmasraya.  (Yusrizal)

Reporter: Yusrizal Karana
Editor: Haiqal Jibril
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar