Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Sumbar Komitmen Cegah Praktik Korupsi

Rabu, 22 Juni 2022 17:44 WIB

Share
Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Sumbar Komitmen Cegah Praktik Korupsi
Foto: Dinas Kominfo Kabupaten Limapuluh Kota

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Guna mewujudkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang bersih, akuntabel dan berkualitas, pemerintah provinsi (Pemprov) serta kabupaten/ kota se-Sumatra Barat berkomitmen penuh mencegah terjadinya praktik korupsi.

"Hal ini kita upayakan dengan meningkatkan transparansi, penyederhanaan proses kerja dan pelayanan kepada masyarakat agar peluang korupsi dapat diminimalisir," tutur Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi pada rapat koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2022, di Auditorium Gubernuran, Selasa (21/6/2022). 

Mahyeldi menjelaskan, diperlukan sinergitas antar aparat pengawas internal pemerintah, pengawas eksternal dan institusi pemerintah lainnya serta peran aparat penegak hukum. 

"Koordinasi antar instansi sangat dibutuhkan dalam pencegahan korupsi. Selain itu, penguatan Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) hendaknya disegerakan guna mencegah terjadinya tindak pidana korupsi," jelasnya.

Pihaknya berharap, pemangku kepentingan turut andil dalam membangun sebuah integritas, kejujuran, dan terus membangun sistem yang bisa mendeteksi sejak dini perilaku koruptif yang dilakukan oleh siapapun. 

Sementara itu Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Pol. Firli Bahuri, menyampaikan, Sumatra Barat meraih peringkat ketujuh dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2021 yang diselenggarakan KPK yang bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

"Memperoleh poin 75,44, Sumatra Barat menempati urutan ketujuh dalam survei SPI setelah Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Sulawesi Selatan, Gorontalo," ucapnya.

 

 

Firli sebut, capaian SPI tersebut bukan hanya untuk mengukur individu, namun juga mengukur integritas antar individu dengan insitusi pemerintahan seperti kementerian dan lembaga. 

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar