Bus "Ganteng" PO Pangeran Isi Rute Payakumbuh - Bukittinggi - Solok Via Lintas Timur

Minggu, 22 Mei 2022 10:52 WIB

Share
Bus
Bus PO Pangeran siap layani rute Payakumbuh - Bukittinggi - Solok via Lintas Timur (Foto: Kata Sumbar)

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Lima unit bus PO Pangeran singgah memerkenalkan diri di terminal Bareh Solok. Bus "Ganteng" berwarna merah itu, segera mengisi rute Payakumbuh - Bukittinggi - Solok - Jakarta via Lintas Timur.

Kunjungan tersebut, merupakan rangkaian rute promosinya agar armada milik "urang awak" itu bisa diterima masyarakat, khususnya pengguna moda transportasi darat.

Owner Bus Riswaldi Sutan Pangeran menjelaskan, ia segera memenuhi permintaan masyarakat, khususnya dari Payakumbuh dan Solok untuk mengisi rute tersebut melalui Lintas Timur.

Ada pun fasilitas yang tersedia pada bus yang memakai chasis Mercedes Benz OF917 ini, katanya, adalah toilet, bantal, selimut serta memberikan makanan ringan untuk penumpang.

Dengan jumlah kursi yang tersedia sebanyak 26 seat plus legrest, diharapkan penumpang bisa nyaman menikmati perjalanan dari kampung halaman sampai Jakarta, ujarnya.

Ia mengatakan, beda dengan bus-bus di Sumbar pada umumnya menggunakan ukuran bigbus dengan mesin belakang, yang menyematkan Mercedes Benz 1526 atau 1626, PO Pangeran justru tampil dengan armada medium premium.

Namun begitu, ulasnya, bus ini tetap kekinian karena dipasangkan body type tourista double glass yang dirakit oleh Karoseri Laksana.

Kesan menarik sekaligus menonjolkan ciri khas urang awak adalah siluet jam gadang yang terpampang jelas di body bus.

Tak hanya itu, setiap bus dari lima unit, PO Pangeran memiliki julukan masing-masing, yakni Jam Gadang, Fort de Kock, Kelok Sikabu, Labuah Luruih dan Ngarai Sianok.

Uniknya, julukan masing-masing bus sudah ada sejak bus keluar dari karoseri.

Kunjungan ke terminal Bareh Solok ini, selain bersilaturahmi dengan Dinas Perhubungan dan UPT Terminal, juga dengan agen dan pengurus bus.

Selain itu, Riswaldi juga mengundang bismania dan youtuber Terminal Bareh Solok makan siang di Rumah Makan Salero Kampuang.

Pada kesempatan itu, disampaikan bahwa perusahaannya mencoba tampil beda memberikan pelayanan, diantaranya, tidak menyediakan smooking room dalam bus.

Selain itu, setiap bus hanya memiliki dua crew yakni sopir satu dan sopir dua, tidak memiliki kernet seperti bus antar kota antar provinsi pada umumnya.

"Tak hanya penumpang yang kami minta tidak merokok dalam kabin bus, aturan juga berlaku untuk pengemudi, silakan merokok saat bus berhenti di rumah makan," ujar pemilik PT Pangeran Aman Sukses itu, Jumat (20/5/2022).

Dari terminal Bareh Solok, bus melanjutkan rute promosinya menuju Sijunjung terus ke Lintau via Kumanih dan ke Batusangkar sebelum kembali ke Bukittinggi. (Ghina)

Reporter: Yusrizal Karana
Editor: Yusrizal Karana
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar