Komitmen Bersama, Pemko Payakumbuh Lakukan Penanganan Terpadu 'ODGJ Waras'

Sabtu, 21 Mei 2022 00:55 WIB

Share
Komitmen Bersama, Pemko Payakumbuh Lakukan Penanganan Terpadu 'ODGJ Waras'

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Kesehatan jiwa masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan di Indonesia.

"Jumlah kasus gangguan jiwa terus bertambah yang berdampak pada penambahan beban negara dan penurunan produktivitas manusia untuk jangka panjang,” ucap Sekretaris Daerah Rida Ananda saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan komitmen bersama penandatanganan terpadu Orang Dalam Gangguan Jiwa Wajib Reunifikasi Sosial (ODGJ WARAS), Kamis (12/5/2022).

Kegiatan yang berlangsung di aula lantai III kantor wali kota tersebut turut dihadiri ketua DPRD Hamdi Agus, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Dafrul Pasi (Reformer), stakeholder dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta seluruh camat dan kepala bagian Setdako Payakumbuh bersama unsur masyarakat Kota Payakumbuh.

Berdasarkan data masuk hingga tahun 2021, di Kota Payakumbuh terdapat 296 jiwa penderita ODGJ. 

"Hal ini tentu harus menjadi perhatian penting bagi kita saat ini, dimana pelayanan dasar dan pemenuhan Standar Pelayanan Miminal yang wajib dilakukan pemerintah daerah," kata Rida. 

Rida menjelaskan, selama ini perhatian pemerintah terhadap ODGJ masih terbatas dan kurang komprehensif. Upaya penanganan yang dilakukan masih setengah-setengah sehingga dapat mengakibatkan efek dampak jangka panjang yang tidak baik.

"Dengan persoalan yang terjadi, kita ingin kedepannya akan dilakukan terobosan untuk perbaikan sistem penanganan ODGJ secara komprehensif dan terpadu. Dimulai dengan penyusunan Peraturan Kepala Daerah tentang penanganan ODGJ secara terpadu," jelasnya. 

Penanganan ODGJ dilakukan dari hulu-hilir oleh perangkat daerah dan stakeholder terkait yang memiliki kewajiban dan kewenangan dalam penanganan ODGJ, tambahnya. 

Sementara itu, Asisten I Dafrul Pasi   reformer program ODGJ WARAS sampaikan, untuk dapat mensukseskan program ini, maka tentu sangat perlu tindakan dari semuanya, baik itu dari pemerintahan maupun masyarakat.

"Penggunaan WARAS (Wajib Reunifikasi Sosial) merupakan fungsi sosial penderita ODGJ sehingga dapat kembali berada ditengah masyarakat," ucapnya. 

Halaman
1 2
Reporter: Admin Local
Editor: Admin Local
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar