Siapkan 16 Inovasi, Dinas PUPR Kota Payakumbuh Didampingi Layanan Klinik Inovasi Daerah

Kamis, 21 April 2022 17:26 WIB

Share
Siapkan 16 Inovasi, Dinas PUPR Kota Payakumbuh Didampingi Layanan Klinik Inovasi Daerah
Foto: Dinas Kominfo Kota Payakumbuh

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Muslim tidak main-main untuk maju dalam mengembangkan organisasinya dalam hal penyelenggaraan inovasi di Kota Payakumbuh 2022 ini.

Ada 16 inovasi sedang dipersiapkan untuk mendukung kinerja Dinas PUPR Kota Payakumbuh. Inovasi yang dikembangkan berkaitan dengan pelayanan masyarakat, tata kelola organisasi dan bidang teknis di dalamnya.

Kegiatan pendampingan inovasi penyelenggara daerah dilaksanakan Dinas PUPR dengan mengundang narasumber dari BAPPEDA Kota Payakumbuh pada bidang penelitian, pengembangan dan evaluasi di Kantor Dinas PUPR Kota Payakumbuh, Rabu (20/4/2022).

Sekretaris PUPR Rajman menyampaikan,  melalui pendampingan Layanan Klinik Inovasi Daerah (LAKI IDA), BAPPEDA diharapkan dapat mewujudkan inovasi-inovasi yang berkelanjutan dan membantu serta memudahkan kinerja Dinas PUPR baik dalam pelayanan ataupun dalam pelaksanaan tugas rutin di organisasi. 

"Sesuai amanat dari Wali Kota Riza Falepi untuk mengutamakan pelayanan publik, agar kehadiran pemerintah dan negara dirasakan masyarakat," kata Rajman.

Dinas PUPR dalam penyelenggaraan inovasi di lingkup organisasi. Dimana pimpinan memberikan ruang kreasi bagi seluruh karyawan dalam mengusulkan inovasi yang nantinya dapat mewujudkan efektivitas dan efesiensi kinerja.

"Oleh karenanya saat ini sudah ada 16 inovasi bahkan akan bertambah lagi yang dikembangkan oleh karyawan di Dinas PUPR Kota Payakumbuh," jelas Rajman. 

Sementara itu, narasumber dari Sub Koordinator inovasi dan teknologi di BAPPEDA Kota Payakumbuh Robby Hafanos, menyampaikan, materi terkait perspektif inovasi di lingkungan perangkat daerah, dimana inovasi merupakan trend kekinian, baik ditingkat pusat sampai daerah. 

"Semua aktivitas di organisasi tidak lepas dari inovasi, hal ini dilandasi karena perubah zaman dimana teknologi semakin berkembang pesat mendorong organisasi harus membuat kebaruan dilingkungan organisasinya," kata Robby.

Robby yang memiliki tugas selaku fasilitator penyelenggaraan inovasi dan teknologi itu juga menjelaskan, siapapun di dalam pemerintah daerah dapat menyampaikan usulan inovasinya sebagai inovator, hal ini sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor. 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar