DPRD Lima Puluh Kota Gelar Paripurna Peringatan Hari Jadi Kabupaten 50 Kota ke-181 di Sarilamak

Jumat, 15 April 2022 23:48 WIB

Share
DPRD Lima Puluh Kota Gelar Paripurna Peringatan Hari Jadi Kabupaten 50 Kota ke-181 di Sarilamak
Foto: Dinas Kominfo Kabupaten Lima Puluh Kota

SUMBAR.POSKOTA.CO.ID - Kolaborasi yang terjalin antara pemerintah daerah dengan stakeholder terkait mampu menciptakan sinergi yang baik demi mewujudkan kesinambungan Pembangunan di Kabupaten Lima Puluh Kota. 

Hal tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah dapat bekerja keras dalam mewujudkan Lima Puluh Kota yang madani, beradat, dan berbudaya. Berkaitan dengan hal tersebut, DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar sidang Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota ke-181 yang diselenggarakan di Ruang Sidang DPRD Sarilamak, baru-baru ini. 

Sidang dipimpin Ketua DPRD Deni Asra, berlangsung khidmat. Penetapan Hari Jadi Lima Puluh Kota tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2008 yang menetapkan tanggal 13 April 1841 sebagai hari jadi pemerintahan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Sidang diawali dengan pembacaan sejarah berdirinya Lima Puluh Kota, disampaikan Wakil Bupati Lima Puluh Kota Rizki Kurniawan Nakasri. Dimana peringatan kali ini dihadiri Perwakilan Kepala Daerah seluruh kabupaten/ kota di Sumatra Barat, beserta unsur forkopimda, Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Tokoh Masyarakat serta sejumlah awak media.

 

 

Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya mengatakan, dengan menjalin kebersamaan kita akan melewati tantangan berat yang mengakibatkan pertumbuhan ekonomi melambat sehingga meningkatnya angka kemiskinan. 

"Kita berharap semua itu tidak sampai memperlambat pembangunan di Lima Puluh Kota. Jadikanlah tantangan ini untuk penyemangat bagi kita dalam mewujudkan masyarakat Madani," kata Mahyeldi.

Mahyeldi menjelaskan, Limapuluh Kota memiliki potensi Sumber Daya Manusia maupun Sumber Daya Alam sungguh Luar biasa. Banyak akademisi dan praktisi sukses dan berskala nasional berasal dari Lima Puluh Kota, hendaknya potensi ini dirangkul Pemkab Limapuluh Kota guna membantu Pemda mempercepat pembangunan.

"Kita berharap agar Pemerintah Limapuluh Kota serius memaksimalkan potensi yang dimiliki dan bertindak cepat untuk memulihkan ekonomi melalui terobosan-terobosan dan jaringan komunikasi yang kuat," jelas Mahyeldi. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar